Bacaan Doa Niat Berbuka Puasa Dan Makan Sahur Ramadhan

Advertisement
Advertisement
Bacaan Doa Niat Berbuka Puasa Dan Makan Sahur Ramadhan Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dengan segala macam kenangannya di hari yang lalu, dan sebentar lagi kita aka menghadapi bulan berkah dengan sejuta keutamaanya. Dan kita selaku umat islam harus merasa senang dengan datangnya bulan penuh ampunan ini.

Karena ada satu hadist nabi yang mengatakan bahwasanya jika siapa saja yang merasa bahagia dengan datangnya bulan ramdhan maka diharamkan kepadanya api neraka. Itulah bukti keagungan bulan ini sampai sampai yang merasa senang saja akan dijauhkan dari api neraka, Namun bukan hanya senang saja, tapi juga harus dibarengi dengan melaksanakan puasa sebulan penuh.

Saking senangnya sampai sampai banyak yang menulis kata ucapan buka puasa . Selain itu dibulan ini juga terdapat malam seribu bulan yaitu malam lailatul qodar, yang mana jika kita beribadah dengan seungguh sungguh dan ikhlas maka ibadah satu malamini akan mendapat pahala sama dengan beribadah seribu bulan lamanya.

Bacaan Do'a Niat Berbuka Puasa Dan Makan Sahur Ramadhan


Nah baiklah pada kesempatan kali ini saya akan memberikan bacaan niat berbuka puasa di bulan rammdhan dalam bahasa arab, latin dan artinya. Bagi anda umat islam yang belum mengetahui bacaannya bisa anda lihat dibaah ini.

Bacaan Doa Dalam Bahasa Arab, Latin Dan Artinya.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN
 Artinya. Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Dalam pelaksanaanya pembaca juga bisa membaca doa niat puasa ini dengan menggunakan bahasa arab atau bahasa indonesia. Karena hakikatnya niat letaknya dalam hati dan Allah maha mengetahui, jadi meskipun kita mengucapkan dengan bahasa apapun Allah akan mengetahui maksud kita, karena Allah bukan mengetahui dhohir saja, tapi juga batin kita yang dalam sekalipun.
Advertisement